AKSI SOSIAL DHAMMASENA 2019

AKSI SOSIAL DHAMMASENA PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA KOMUNITAS PENDIDIKAN, THROUGH SIMPLICITY, WE FIND HAPPINESS,

17 MARET 2019

Aksi Sosial merupakan salah satu rangkaian acara Dhammasena Universitas Trisakti yang diselenggarakan setiap tahunnya dengan tujuan berbagi pada sesama yang membutuhkan. Dengan berlandaskan tujuan tersebut, diharapkana cara ini dapat mengedukasi kita semua untuk selalu melihat keadaan sekitar kita yang masih terdapat banyak orang khususnya anak-anak yang masihkekuranganbaikdalamsegisosial, ekonomi, pendidikan, maupun fasilitas yang mereka peroleh.

Pada kesempatan kali ini yang berhasil menarik perhatian kami adalah suatu komunitas yang menaungi anak-anak putus sekolah, dengan ekonomi yang rendah dan bertempatkan pada daerah yang masih sangat sederhana, komunitas ini biasa disebut dengan SBOP yang merupakan singkatan dari Sanggar Belajar Orang Pinggiran, yang akhirnya meyakinkan kami untuk melaksanakan Aksi Sosial tahun ini dengan konsep peningkatan sarana dan prasarana.

SBOP sendiri didirikan oleh Bapak Manaek Parlindungan dan dikelola sendiri dengan bantuan beberapa relawan. Relawan yang membantu hanya hitungan jari dikarenakan lokasi yang jauh dan masih kurangnya relawan yang berminat untuk membantu. Bapak Manaek sendiri adalah sosok laki-laki tangguh nan baik hati yang rela mendedikasikan dirinya untuk perkembangan komunitas ini. Beliau sangat berharap dengan adanya komunitas ini dapat membantu anak-anak untuk tetap semangat bersekolah kembali, demi mewujudkan cita-cita anak-anak disana beliau memberanikan diri menyewa kos-kosan dengan uang hasil kerja kerasnya untuk dijadikan perpustakaan agar anak-anak tersebut dapat termotivasi untuk membaca dan belajar. Tidak sedikit anak-anak yang masih belum dapat membaca, apalagi menulis meskipun sudah bersekolah. Kegiatan di SBOP ini berlangsung setiap hari sabtu dan minggu, dengan bantuan beberapa relawan anak-anak diajarkan untuk membaca, menulis, bernyanyi dan mewarnai.

SBOP ini berada di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Cilincing dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 162 atau sekitar 653 jiwa yang ada, hanya sekitar 80 orang yang tamat SMA. Terdapat beberapa titik kampung yang masih tertinggal banyak hal, utamanya pendidikan dan identitas administrasi kependudukan, tidak sedikit warganya yang hidup berpindah-pindah.

Kami segenap panitia Acara Aksi Sosial XXXV dengan tema "THROUGH SIMPLICITY, WE FIND HAPPINESS" mengucapkan banyak terimakasih kepada para donator dan juga kepada teman-teman volunteer yang telah membantu menyukseskan serta menyempatkan waktunya untuk bergabung dalam acara Dhammasena Universitas Trisakti. Tidak hanyaitu kami juga ingin meminta maaf apabila terdapat kesalahan maupun kekurangan baik disengaja maupun tidak disengaja.

Semoga acara ini dapat menciptakan perubahan dan membuahkan karma baik untuk kita semua.

Saddhu... Saddhu... Saddhu...